Pasar Rakyat Cibeureum Tasikmalaya Masih Sepi Pengunjung

Tasikmalaya

Sukamenak.com – Pasar Rakyat Cibeureum yang diresmikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya pada Senin (15/8/2022) masih belum banyak dikunjungi masyarakat. Padahal, Pemkot Tasikmalaya menginginkan tempat itu menjadi salah satu pasar terbesar di Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan pantauan pada Kamis (18/8/2022), pasar yang berlokasi di belakang Terminal Cibeureum, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, itu masih sepi pengunjung. Bukan hanya sepi pengunjung, sebagian kios dan los juga masih belum terisi.

Read More

“Namanya juga ini pasar baru. Ini kan baru merintis,” kata salah seorang pedagang sembako di Pasar Rakyat Cibeureum, Iyam (52 tahun).

Iyam sudah berjualan di pasar itu sejak sebulan sebelum dilakukan peresmian. Selama bejualan, pembeli yang datang ke losnya tak terlalu banyak. Meski begitu, setiap hari pasti selalu ada pembeli yang datang ke tempatnya.

Menurut dia, pembeli yang datang ke tempatnya mayoritas adalah warga sekitar. Belum banyak warga dari wilayah lainnya.

“Kalau yang belanja mah rata-rata dari penduduk sekitar,” ujar dia.

Kendati masih sepi, Iyam meyakini Pasar Rakyat Cibeureum ke depannya akan ramai. Pasalnya, menurut dia, lokasi pasar itu strategis lantaran berada di pinggir jalan raya dan tepat di belakang terminal.

Salah seorang pedagang lainnya, Yesi (17 tahun), mengaku baru tiga hari menjaga toko makanan di pasar itu sejak tiga hari ke belakang. Selama tiga hari itu, belum banyak pembeli yang mampir ke kiosnya.

“Bekum terlalu ramai kalau makanan ini mah. Namun yang datang ke pasar mah ramai. Rata-rata beli sembako,” kata perempuan yang menjual makanan ringan itu.

Ia optimistis, ke depan Pasar Cibeureum dapat ramai seperti pasar-pasar lainnya di Kota Tasikmalaya. Sebab, lokasi pasar itu cukup strategis.

Senada dengan Yesi, Sania (19 tahun), mengatakan bahwa pembeli yang datang ke Pasar Cibeureum masih relatif sepi. Meski begitu, setiap hari pasti ada satu atau dua barang dagangannya yang terjual.

“Yang beli pasti ada, tapi baru satu dua,” kata perempuan yang menjual perabotan itu.

sumber: republika

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.